11 August, 2016

KUTU BUSUK

Dalam salah satu kunjungan ke pesantren beberapa waktu lalu, anak saya mengeluhkan tentang serangan mahkluk ganas bertubuh mungil. Saya menjadi teringat bagaimana mengganggunya hewan kecil serupa ini saat saya masih sekolah di pesantren dulu.

KB, kata anak saya, adalah singkatan yang tenar untuk menyebut si Kutu Busuk di pesantrennya. Awalnya saya kaget juga karena kok mirip singkatan Keluarga Berencana. Kepinding atau bangsat, adalah nama lain yang dulu tenar saat kami menyebutnya di pesantren.



Entah kenapa hewan kecil ini disebut kutu busuk. Mungkin selain karena baunya kurang sedap, hewan ini memang cukup mengganggu kenyamanan. Sifatnya yang haus darah bagaikan drakula, ketika sudah menggigit, bekas gigitannya sering menimbulkan efek gatal. Saat gatal, kemudian digaruk, memang terasa enak gimana gitu. Tapi waspadalah karena efeknya bisa menyebar, apalagi kalau digaruk dengan kuku yang kotor.

Satu hal yang masih saya ingat, untuk menghindari KB, ada beberapa santri yang memutuskan tidur di atas lemari (sunduq). Sayapun tertarik untuk mencobanya. Sekali waktu saat bel (jaras) jam tidur sudah dibunyikan, saya kemudian naik ke atas lemari yang tersusun berjejer di dalam kamar. Ada beberapa teman yang lain juga melakukan “ritual” tersebut. Awalnya saya ngeri juga melihat ke bawah, karena ketinggian lemari berjarak sekitar 2 m dari lantai kamar. Tapi tidak ada salahnya mencoba bukan?

Sekian jam sudah saya tidur,  tiba-tiba “Gubrakkkkk”. Saya terbangun kaget. Beberapa santri gaduh. Saya dengar ada yang mengaduh kesakitan. Ternyata, ada salah seorang santri yang terjatuh dari lemari. Mungkin saat tidur dia bermimpi main pencak silat atau kungfu hehehe. Naasnya, saat dia terjatuh, badannya mengenai santri lain yang tidur di lantai. Syukurnya saat itu tidak terdapat luka yang mengkhawatirkan. Tapi kalau benjol, sudah pasti tidak bisa ditolak.

I'tibar: 1) Meski kutu busuk alias kepinding termasuk binatang mengganggu, tapi Sang Maha Pencipta, Allah Swt, tentu tidak menciptakannya sia-sia. Dengan hadirnya kutu busuk, obat pembasmi serangga masih terus diproduksi; 2) Kutu busuk mengajarkan agar kita tidak menjadi manusia berjiwa busuk, yang suka menimbulkan keonaran dan merugikan mahkluk lain.

Sebagai catatan akhir, saya sama sekali tidak menyarankan Anda mencoba untuk tidur di atas lemari, karena kalau jatuh “sakitnya tuh di jidat!”.

#CuilanKisahPesantren6

“Apapun kekurangan dan kelebihan yang dimiliki pesantren, saya tetap bangga dan bersyukur pernah menjadi seorang santri” (Anton Widyanto)
Share This

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Featured post

KERANGKA PENELITIAN TERDAHULU

KERANGKA PENELITIAN TERDAHULU TERKAIT FOKUS MASALAH YANG DIANGKAT DALAM DRAFT PROPOSAL PENELITIAN Dosen Pengampu: Dr. Anton Widyanto

Popular Posts

Search This Blog

Saleum

Selamat Datang di Forum Pembelajaran: Komunitas Pojok Kampus. Terima kasih atas kunjungannya.

Contact Me

Contact Form

Name

Email *

Message *